Tugas UAS

DATA BELUM DIMANFAATKAN MAKSIMAL DALAM PENGELOLAAN NEGARA

Data yang ada dinegara sangat banyak dan variatif, akan tetapi penggunaannya masih kurang maksimal . Contoh data kependudukan hanya sekedar data memang dapat diperhitungkan dan pemerintah memang meilikinya sehingga dapat mengetahui jumlah penduduk negaranya. Akan tetapi belum ada pemanfaatannya.
Ialah bagaimana sistem informasi digunakan dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini pemanfaatan data nasional masih minim contoh lembaga BPS yang tidak efisien menggunakan data nasional seperi data nasioanal yang belum diupdate
Harapannya ialah agar pemerintah dapat menggunakan data nasional dengan semaksimal mungkin dengan pemasaran tempat – tempat pariwisata dengan data daerah wilayah. Data penduduk miskin untuk pembagian dana bantuan langsung atau bantuan sekolah bagi anak yang tidak mampu. Pengelolaan gaji pegawai negri. System pencegahan kepadatan penduduk dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa dilakuakan seandainya pemerintah lebih memperhatikan tentang peduli dan pemanfaatan data dalam pengelolaan negara/pemerintahan.

Komputer dari masa ke masa

Perkembangan teknologi komputer yang dijabarkan di bawah ini di bagi atas empat generasi berdasarkan atas komponen-komponen yang digunakannya, mulai dari yang berukuran “big” hingga mikro yang sejalan juga dengan kerumitan komponennya.

Generasi Pertama

Saat ini merupakan jamannya komputer-komputer raksasa, seperti Z3, Colossus, ENIAC, EDVAC, EDSAC, UNIVAC I. Karakteristik komputer pada zaman ini ditandai dengan ukurannya yang hampir sebesar kamar tidur, mengunakan tube vakum dengan jumlah yang amat banyak untuk menyimpan dan memproses perintah atau instruksi, memakan tenaga listrik ribuan watt, menggunakan bahasa mesin dan hanya dapat digunakan oleh orang yang terlatih. Jadi, orang awam tidak akan dapat menggunakannya sehingga komputer jenis ini belum dikomersialisasikan ke khalayak ramai. Hanya perusahaan-perusahaan besar, institusi pendidikan dan instansi pemerintah yang menggunakannya.
 

Generasi Kedua

Jaman ini dimulai dengan pemakaian transistor dan dioda sebagai pengganti dari tube vakum sehingga sizenya lebih kecil dibandingkan generasi pendahulunya. Penemuan lainnya yaitu penggunaan memori inti magnetik yang berfungsi menyimpan data, sehingga lebih cepat dalam pemrosesan data, serta bahasa mesin telah digantikan dengan bahasa assembly (Fortran dan Cobol) yang memudahkan dalam pengoperasiannya. Beberapa contoh komputer pada masa ini, yaitu Stretch, LARC, DEC PDP-8, IBM 1401, IBM 7090 dan IBM 7094.
 

Generasi Ketiga

Era baru komunikasi komputer mulai menapakkan kakinya pada momentum ini. Sebagian besar perusahaan-perusahaan besar menerapkan sistem on-line dengan menggunakan terminal jarak jauh dalam pemakaian komputer (baca : on-line). Teknologi ini tentunya didukung pula oleh kinerja komputer yang semakin baik dari segi penggunaan hardware maupun software. Penemuan baru di bidang hardware dilakoni dengan munculnya IC (Integrated Circuit) dalam komponen komputer. Karena kelebihannya dalam menyatukan berbagai komponen-komponen dalam suatu chip tunggal sehingga komputer pada saat itu ukuran komputer menjadi semakin kecil tanpa menurunkan kinerja yang dihasilkan, bahkan semakin meningkatkan kinerjanya. Pada bagian software, teknik-teknik pemrograman jamak (Multi Programming) mulai dikembangkan sehingga makin menambah koleksi berbagai bahasa pemrograman yang ada. Cray-1, UNIVAC 90/30 dan IBM 360 adalah beberapa contoh komputer pada generasi ini.
 

Generasi Keempat

Seiring dengan lajunya waktu perkembangan komputer sebagai alat pemrosesan data semakin meningkat pesat terutama pada generasi ini. Kecepatannya yang semakin bertambah berbanding terbalik dengan ukurannya yang semakin kecil dengan didukung oleh kemampuan memori yang lebih besar. Harganya pun semakin murah disebabkan oleh karena komponen-komponennya telah diproduksi dan dijual secara missal. Pada periode ini berbagai IC disatukan menjadi satu kesatuan membentuk komponen yang disebut dengan VLSI (Very Large Scale IC). Penggunaan perangkat lunak yang semakin mudah dan berkembang mulai diterapkan pada komputer-komputer rumahan, seperti word processing dan spreadsheet. Jaringan internet pun makin luas yang dahulunya hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok elite kini sudah bisa digunakan juga oleh masyarakat awam. Penggunaan mikroprosessor kini tidak mutlak lagi digunakan hanya pada komputer melainkan sudah diaplikasikan pada produk-produk elektronik lainnya, seperti televisi dan microwave. Melihat perkembangan dunia komputer yang tingkat pertumbuhannya sangat tinggi mulai dari generasi awal hingga sekarang ini dapat kita prediksikan bagaimana karakteristik komputer pada generasi mendatang. Mungkin saja, komputer nantinya tidak harus terus didikte oleh manusia tetapi ia sudah dapat melakukan segala sesuatunya sendiri. Boleh dikata kemampuannya sudah menyerupai kepandaian manusia. Kemampuan seperti itu (Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelegence) kini aktif diteliti oleh negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat

Ilmu komputer

Komputer masa  depan berukuran mini

Komputer dari ukuran yang sangat besar kini Sebuah proyek yang bisa dikatakan super dahsyat dirancang oleh EMES Nanoscience and Picotechnology Group (GNS) (jika diindonesiakan artinya grup teknologi dan ilmu pengetahuan dengan ukuran kecil). Bagaimana tidak dikatakan super dahsyat jika mereka berencana membuat komputer dengan ukuran sebesar molekul.

Saat ini mereka telah berhasil merancang gerbang logika dengan 30 buah ATOM (yak, atom yang ukurannya super duper kecil itu) yang hasilnya sama dengan menggunakan 14 buah transistor.

Di masa depan, mereka akan melakukan menyusun arsitektur, teknologi, dan bahan kimia yang dibutuhkan untuk bisa menghasilkan komputer ukuran kecil tersebut.

Yang jelas, komputer berukuran kecil ini akan lebih banyak digunakan untuk kepentingan industri, terutama untuk menekan biaya (cost). Sementara untuk kalangan rumah, saya rasa komputer-komputer yang ada sekarang masih cukup mumpuni

tentang DATA NASIONAL

Data nasional adalah kumpulan data yang berhubungan dengan data suatu masyarakat disuatu negara. Menurut saya penggunaan data nasional diIndonesia masih minim atau kurang maksimal adanya KTP ganda dan ijazah palsu membuktikan kurangnya pemerintah dalam menggunakan data nasional
Data nasional sebenarnya penting bagi suatu negara untuk perpajakan, pemasukan data dari daerah, informasi kependudukan dan lain-lain. Pemerintah harus mendanai agar data nasional dapat digunakan secara optimal

Jika ada dana 1 triliun

selamat datang

selamat datang

Saya akan menggunakan nya untuk membngun sebuah program pemda
Yang bertujuan untuk mensejahterakan warga. Akan saya buat program untuk mendeteksi warga miskin dan pengangguran agar mereka terdaftar dan dapat menggunakan data tersebut untuk kebijakan pemerintah
Seperti program yang sudah diakukan oleh presiden kita sby untuk dana subsidi tentu memerukan data – data warga seperti itu
Dan untuk program pemberdayaan sumber daya manusia juga memerlukan data seperti itu
Bukan hanya itu tetapi juga data lingkungan daerah agar juga dapat diketahui untuk penanganan atau untuk pemanfaatannya

UTS

5.  Tentang sertifikasi profesi Telematika LSP

            a. Diperlukan sebagai jaminan kualifikasi. Karena memang banyak para mahasiswa yang kehilangan keahliannya ketika lulus dan menghadapi tes dunia kerja

 

7.  Tentang pembajakan software

            c. Mentoleransi/membiarakan pembajakan untuk aplikasi tertentu

            pembajakan memang termasuk tindakan ilegal tetapi pembajakan di Indonesia terlalu banyak sehingga menimbulkan ketergantungan untuk membeli hasil bajakan. Karean itu pada program tertentu yang memang penting dan umum digunakan orang banyak agar diberi toleransi untuk kepentingan bersama.

 

9. Sarjana computer/IT menganggur, karena

            e. Tidak siap memasuki lapangan kerja IT pada kenyataan nya banyak mahasiswa yang tidak serius untuk mempersiapkan dirinya menghadapi dunia kerja dilihat dari cara belajar maupun keseriusan masih banyak mahasiswa yang lulus dengan nilai minim

Istilah – istilah IT

Sistem Informasi Manajemen (SIM) : SIM menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).
Decision Support Systems (DSS) : menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan

 

Analis sistem : adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi

ADN – Advanced Digital Network. Biasanya merujuk kepada saluran leased line berkecepatan 56Kbps.

 

ADSL – Asymetric Digital Subscriber Line. Sebuah tipe DSL dimana upstream dan downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda. Dalam hal ini, downstream biasanya lebih tinggi. Konfigurasi yang umum memungkinkan downstream hingga 1,544 mbps (megabit per detik) dan 128 kbps (kilobit per detik) untuk upstream. Secara teori, ASDL dapat melayani kecepatan hingga 9 mbps untuk downstream dan 540 kbps untuk upstream.

 

Anonymous FTP - Situs FTP yang dapat diakses tanpa harus memiliki login tertentu. Aturan standar dalam mengakses Anonymous FTP adalah dengan mengisikan “Anonymous” pada isian Username dan alamat email sebagai password.

 

ARPANet – Advanced Research Projects Agency Network. Jaringan yang menjadi cikal-bakal terbentuknya Internet. Dibangun pada akhir dasawarsa 60-an hingga awal dasawarsa 70-an oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat sebagai percobaan untuk membentuk sebuah jaringan berskala besar (WAN) yang menghubungkan komputer-komputer di berbagai lokasi dengan sistem yang berbeda-beda pula namun dapat diakses sebagai sebuah kesatuan untuk dapat saling memanfaatkan resource masing-masing

CGI - Common Gateway Interface. Sekumpulan aturan yang mengarahkan bagaimana sebuah server web berkomunikasi dengan sebagian software dalam mesin yang sama dan bagaimana sebagian dari software (CGI Program) berkomunikasi dengan server web. Setiap software dapat menjadi sebuah program CGI apabila software tersebut dapat menangani input dan output berdasarkan standar CGI.

cgi-bin – Nama yang umum digunakan untuk direktori di server web dimana program CGI disimpan.

 

Chat – Secara harfiah, chat dapat diartikan sebagai obrolan, namun dalam dunia internet, istilah ini merujuk pada kegiatan komunikasi melalui sarana baris-baris tulisan singkat yang diketikkan melalui keyboard

 

 

Download – Istilah untuk kegiatan menyalin data (biasanya berupa file) dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah network ke komputer lokal. Proses download merupakan kebalikan dari upload.

 

Downstream – Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari upstream

 

 

Fraud IT

 

“Bank Fraud”, Apa dan Mengapa Masih Terjadi

SAAT ini kita masih sering dikejutkan dengan berita-berita miring tentang penyalahgunaan uang negara maupun dana masyarakat, terutama yang terjadi pada bank sebagai suatu lembaga kepercayaan. Dalam kondisi yang serba memprihatinkan, terutama dalam kondisi masih berlangsungnya proses reformasi di segala bidang, baik ekonomi maupun politik, dan dalam tatanan hidup bernegara dan bermasyarakat. Di saat itulah kita terenyak, mengapa hal itu masih saja terjadi seakan-akan tidak ada habisnya. Kita lalu bertanya, apa yang salah dan siapakah yang patut dipersalahkan dalam kondisi demikian.

MENGENAI jenis-jenis atau tipologi fraud (fraud typologies) dan mengapa fraud terjadi, Delf (2004) membedakan fraud menjadi empat jenis. Pertama, asset misappropriation. Ini meliputi penyalahgunaan/pencurian aset atau harta perusahaan atau pihak lain. Ini merupakan bentuk fraud yang paling mudah dideteksi karena sifatnya yang tangible atau dapat diukur/dihitung (defined value).

Kedua, fraudulent statement. Ini meliputi tindakan yang dilakukan oleh pejabat atau eksekutif suatu perusahaan untuk menutupi kondisi keuangan yang sebenarnya dengan melakukan rekayasa keuangan (financial engineering) dalam penyajian laporan keuangannya untuk memperoleh keuntungan atau mungkin dapat dianalogikan dengan istilah window dressing.

Ketiga, bribery/corruption. Jenis fraud ini yang paling sulit dideteksi karena menyangkut kerja sama dengan pihak lain seperti suap dan korupsi, di mana hal ini merupakan jenis yang terbanyak terjadi di negara-negara berkembang yang penegakan hukumnya lemah dan masih kurang kesadaran akan tata kelolaan yang baik sehingga faktor integritasnya masih dipertanyakan. Fraud jenis ini sering kali tidak dapat dideteksi karena para pihak yang bekerja sama menikmati keuntungan (simbiosis mutualisma).

Keempat, cybercrime. Ini jenis fraud yang paling canggih dan dilakukan oleh pihak yang mempunyai keahlian khusus yang tidak selalu dimiliki oleh pihak lain. Cybercrime juga akan menjadi jenis fraud yang paling ditakuti di masa depan di mana teknologi berkembang dengan pesat dan canggih.

Namun, sesungguhnya jenis fraud ini hanya evolusi dari jenis fraud tradisional, tetapi memakai media elektronik sehingga menjadi sulit terdeteksi atau membutuhkan pembuktian sejenis yang sama canggihnya.

Misalnya, pencurian data elektronis dan penggunaan virus untuk menghancurkan jaringan korban sehingga fraudster (orang yang melakukan tindakan fraud) dapat mengambil dana korban.

Mengapa terjadi “bank fraud”?

Bank fraud terjadi antara lain karena, pertama, adanya opportunites. Yakni, adanya kesempatan dan kemampuan untuk melakukan dan menyembunyikan fraud sehubungan dengan kurangnya pengawasan atau enforcement yang memadai di bank.

Atau, kemungkinan kontrol bank dalam menjalankan fungsinya tidak dapat memberikan tekanan yang kuat untuk menghindari terjadinya praktik fraud tersebut, ditambah dengan kurangnya pengawasan manajemen (management oversight) terhadap pelaksanaan fungsi kontrol tersebut.

Dapat juga disebabkan karena besarnya load transaksi rutin yang terus-menerus dilakukan sehingga menimbulkan kelalaian (negliance) dalam kontrol dan pengecekan.

Kedua, faktor pressure. Yakni berhubungan dengan pandangan/pikiran dan keperluan pegawai/pejabat yang terkait dengan aset yang dimiliki perusahaan tempat ia bekerja. Tekanan yang dihadapi dapat menyebabkan orang yang jujur mempunyai motif untuk melakukan fraud, di samping adanya kesempatan dan kemampuan tadi

Ketiga, rationalization. Yaitu, seseorang mungkin melakukan tindakan fraud apabila yang bersangkutan mempunyai pandangan dan moral serta kode etik pribadi (personal code of ethics) yang rendah.

Dalam suatu komunitas, individu yang berinteraksi mempunyai standar etika yang berbeda, ada pihak yang sangat menjunjung tinggi moral dan etika meskipun hidupnya sederhana dibandingkan dengan yang lain.

Ada pegawai yang mempunyai moral yang rendah (low self-esteem) dan memandang bahwa tindakan fraud adalah sesuatu yang biasa

Harapan terhadap perkembangan IT

Saya sebagai mahasiswa tentu saja ingin agar pendidikan IT di Indonesia terus berkembang Dan dapat mengikuti perkembangan dunia. Dengan berbagai praktek lapangan

Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan, kemandirian dan kesejahteraan suatu bangsa pada era globalisasi bukan hanya pada sumber daya alam yang dimiliki sebagaimana yang terjadi pada masa lalu, tetapi pada kemampuan suatu bangsa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan peluang yang cukup strategis bila dimanfaatkan untuk membangun pilar-pilar pembangunan, dalam era millenium baru dan globalisasi dewasa ini kita berada ditengah-tengah informasi yang sedang mengubah kehidupan begitu cepat, dengan berbagai pola kegiatan yang juga makin luas dimensinya. Demikian halnya penguasaan komputer dengan serangkaian program yang didalamnya termasuk penggunaan e-mail dan internet dalam era globalisasi sangat penting dan strategis yang akan memberikan kontribusi penting bagi perubahan pola pikir masyarakat. Menurut bupati, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi dewasa ini, akan membawa pengaruh positif pada budaya masyarakat yang meliputi cara pandang, pola pikir serta aspirasi untuk wejudkan suatu keinginan secara cepat, akurat dan aman. Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya lomba karya tulis on-line ini, diharapkan akan lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya internet sebagai media paling up to date sehingga para pelajar pada khususnya akan terbiasa memanfaatkan internet dalam kehidupan sehari-hari. Sementara Kandatel Cianjur Andri Herawan Sasoko mengatakan, program-program yang akan dilaksanakan oleh PT.Telkom Cianjur tahun 2006 adalah training TOT internet untuk guru-guru sekolah yang akan melibatkan 50 sekolah yang diikuti 500 guru, IGTS lanjutan direncanakan melibatkan 50 sekolah yang diikuti 2.500 murid, IGTS to Community training gratis internet untuk masyarakat, pembukaan Cyber Plasa di Sindanglaya, Ciranjang dan cikalong, lomba karya tulis On Line, program bantuan kredit lunak untuk laboratorium komputer sekolah, menambah infrastuktur perangkat telekomunikasi untuk memperluas jangkauan layanan internet ke sekolah-sekolah khususnya di kecamatan-kecamatan, program penestrasi warnet, seminar IT dan pameran teknologi IT. Sementara itu, ketua panitia Irfan Husein melaporkan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini, upaya pembudayaan internet dikalangan masyarakat luas, khususnya pelajar cianjur dalam satu kegiatan yang diharapkan mampu menumbuhkan minat baca tulis sekaligus membudayakan internet dalam pemenuhan aktifitas hidup sehari-hari. Hal tersebut senada dengan visi dan misi Bupati Cianjur, kuatnya pengaruh negatif yang timbul sebagai dampak dari pergaulan saat ini, perlu adanya suatu wadah kretaifitas yang dapat menekan generasi penerus bangsa yang peduli pada pembangunan dan kemajuan daerah, khususnya Kabupaten Cianjur. Kunci sukses pembangunan daerah adalah terakomodasinya keinginan dan harapan masyarakat serta kemampuan pemerintah melibatkan masyarakat dalam program-program pembangunan

 

 

Komentar Telematika LSP

HALLO

KOMENTAR LSP

Telematika Lsp sudah merambat keberbagai perguruan tinggi apalagi dengan sertifikasinya yang mungkin telah diakui akan semakin memperbanyak professional IT diIndonesia Bukan tidak mungkin

Menurut saya keberadaan Lsp di Indonesia seperti saingan bagi lulusan atau sarjana S1 komputer apalagi dengan kualifikasi mengikuti ujian lsp tersebut hanya memerlukan minimal umur 17 tahun dibanding belajar diperguruan tinggi yang memerlukan waktu lama. Dengan demikian terlihat sangat mudah untuk menjadi seorang profesional IT

Tetapi dari segi positifnya terlihat dari program kurikulumnya Lsp juga bisa membantu dalam dunia pendidikan Bagi mahasiswa sendiri dapat menggunakannya untuk menspesifkasikan keahliannya dan memperdalam ilmunya

Akan tetapi Lsp meskipun terlihat luar biasa belum memperlihatkan prestasinya Untuk itu kita selaku Mahasiswa perlu menunjukan kualitas yang baik sebagai seorang profresional muda